Kamis, 19 Januari 2012

Pesawat N-219 segera masuki tahapan produksi

Bandung - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) segera memasuki tahapan produksi pesawat tipe terbarunya, N-219 pesawat terbang jarak pendek yang berkemampuan STOL (short-take off and landing/terbang dan mendarat di landasan pendek).

Tahun ini PTDI akan membuat dua prototipe (dua pesawat dalam ukuran sesungguhnya) yang masing-masing akan digunakan untuk test terbang dan tes statis di daratan, kata Direktur Teknologi dan Pengembangan PTDI, Dita Ardonni Jafri di Bandung, kemarin.

Dijelaskan, rancangan dasar N-219 dimulai tahun 2006 dan sampai dengan 2008 telah menyelesaikan berbagai tes dasar, termasuk tes terowongan angin. PTDI melaksanakan berbagai tes tersebut bekerjasama dengan Badan Pengembangan Pengkajian Teknologi (BPPT).

Pesawat ini memiliki kapasitas 19 penumpang dan dilengkapi dengan dua mesin serta dirancang bisa melayani kebutuhan penerbangan perintis untuk menghubungkan wilayah-wilayah terpencil.

N-219 masih harus menjalani beberapa jenis uji lainnya, di antaranya uji statik pesawat, uji mesin produksi, dan akhirnya uji terbang. Tahun 2014 ditargetkan sudah mendapatkan sertifikasi kelayakan terbang dari Kementerian Perhubungan dan tahun 2015 direncanalan memasuki pasar untuk menggantikan pesawat sekelas yang sudah memasuki usia tua.

Beberapa pemerintah kabupaten telah menyatakan minat untuk dapat mengoperasikan pesawat N-219. Pesawat tersebut memang cocok digunakan untuk menghubungkan penerbangan antar Kabupaten dan daerah-daerah yang terpencil di Tanah Air.

Selain itu, PT Merpati Nusantara Airlines (PT. MNA) juga menyatakan minat untuk mengoperasikannya serta berencana membeli sebanyak 20 pesawat seperti yang pernah disampaikan oleh Menteri BUMN usai rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di gedung DPR pada bulan Juli 2011.

Survei pasar yang telah dilakukan PTDI menunjukkan, saat ini di Indonesia dibutuhkan pesawat sekelas N-219 berkisar 202, terdiri dari kebutuhan sipil 97 buah serta kebutuhan militer dan misi khusus 105 buah.

Di samping dinilai cocok dengan situasi dan kondisi landasan bandara yang tidak mulus, pesawat ini juga mampu lepas landas dan mendarat pada landasan yang pendek (600 meter) dengan stabilitas tinggi, cocok dengan banyak bandara terpencil di Indonesia yang tidak memiliki lahan luas.

Selain itu, pesawat tersebut dirancang agar dapat melakukan manuver dengan baik dan nyaman. Struktur pesawat juga didesain agar dapat membawa bahan bakar yang lebih banyak dibandingkan dengan pesawat lain sekelasnya mengingat tidak semua bandara di daerah terpencil punya fasilitas pengisian bahan bakar.

Pesawat ini dirancang memiliki jarak jelajah hingga 650 Nm (1.200 km) dengan kecepatan maksimum 213 Kts (395 km/jam), sementara harga pesawat lebih murah dibandingkan pesawat lain yang sekelas serta biaya operasionalnya pun relatif rendah.

PTDI sebelumnya telah sukses memproduksi pesawat yang termasuk banyak digunakan di dunia, yakni CN-235 bekerjasama dengan perusahaan CASA, Spanyol. Bahkan sebelumnya juga pernah berhasil menciptakan pesawat lebih besar, N-250 pada pertengahan 1990-an.

Untuk CN-235, sejumlah negara tercatat sebagai pemakai terbesar yakni Turki (60 pesawat), Korea (20 pesawat), AU Perancis (19 pesawat) dan Malaysia (delapan pesawat).

Negara-negara pengguna CN-235 lainnya, ialah Arab Saudi, Azerbaijan, Bophuthatswana, Brunei Darussalam, Burkina Faso, Cile, Kolombia, Ekuador, Irlandia, Jordania, Meksiko, Marokko, Pakistan, Papua Nugini, Afrika Selatan, Senegal, Uni Emirat Arab, Venezuela dan Amerika Serikat.

Pada tahun 2011, PTDI telah mengirimkan tiga pesawat N-235 jenis pengintai maritim kepada Badan Penjaga Pantai Korea Selatan (KCG), yang satu lainnya akan dikirimkan pada Maret 2012.

Sumber: Antara News

Produk Indonesia diminati pengusaha Arab Saudi

Jeddah - Pengusaha Arab Saudi semakin melirik dan meminati produk-produk Indonesia. Terbukti, nilai ekspor produk nonmigas Indonesia ke negara tersebut dalam kurun waktu Januari s.d. Oktober 2011 mencapai hampir 1,2 miliar dolar AS, atau naik 24,63% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 962,7 juta dolar AS.

Pejabat Fungsi Pensosbud II Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Nur Ibrahim, dalam surat elektronik (surel) yang diterima ANTARA News, Senin, mengatakan bahwa data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Januari 2012 itu juga menunjukkan jumlah permintaan hubungan dagang atau permintaan impor komoditas (inquiry) dari pengusaha Arab Saudi kepada pengusaha Indonesia melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) KJRI Jeddah selama tahun 2011.

Berdasarkan data yang dimiliki KJRI Jeddah, selama tahun 2011 saja, tercatat ada 135 permintaan hubungan dagang. Atau, meningkat 23,85% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 109 permintaan.

Menurut Ibrahim, meningkatnya jumlah tersebut dipicu gencarnya kegiatan kontak bisnis yang dilakukan ITPC KJRI Jeddah dalam rangka promosi produk dan kegiatan pameran di Indonesia kepada para pengusaha dan pengurus Kadin Arab Saudi di berbagai kota besar di wilayah kerja KJRI Jeddah, yaitu Jeddah, Mekah, Madinah, Taif, Yanbu, Rabigh, Abha, Al-Baha, Najran, dan Jizan.

"Komoditas Indonesia yang dilirik dan diminati pengusaha Arab Saudi selama tahun 2011 sangatlah beragam," ujar Ibrahim.

Ia lantas menyebutkan produk (bahan) makanan dan minuman, seperti minyak kelapa sawit, bumbu rempah, jahe segar, teh, ikan tuna segar, buah segar, bahan makanan, mi instan, confectionery, pemanis rendah kalori, makanan ringan, daging segar beku, saus tomat dan cabai, dan disposable clove.

Selan itu, produk bahan bangunan, antara lain ubin keramik, marmer, wood flooring, produk kayu, plywood, dan blockboard. Kemudian, produk tekstil, seperti tailoring material, garmen, tekstil, kapas, dan sutra; produk perlengkapan rumah tangga, misalnya, furnitur, peralatan listrik, aksesoris pompa air, peralatan dapur, glasswares, home accessories, kitchen cabinet, bahan dekorasi gordyn, produk dekorasi, dan fire safety.

Disebutkan pula produk lainnya, yakni kendaraan bermotor, ban kendaraan, suku cadang kendaraan, bahan kimia, essensial oil, bahan mentah parfum, kertas fotokopi, arang briket, perlengkapan kesehatan, peralatan rumah sakit, alat penangkap dan pancing ikan, dan mesin pembuat es.

Sumber: Antara News

Filipina Pesan Kapal Perang dari Indonesia

Di tengah polemik rencana pembelian tank Leopard oleh Tentara Nasional Indonesia dari Belanda, industri berat Indonesia justru kebanjiran pesanan peralatan militer dari negara lain. Beberapa negara telah memesan sejumlah kendaraan militer, mulai panser hingga kapal patroli. Pemerintah Timor Leste, misalnya, mereka berencana membeli Patrol Boat buatan PT PAL Indonesia. Rencana itu telah disampaikan kepada Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat melawat ke Timor Leste.

"Jadi itu sebenarnya tindak lanjut dari kunjungan ke Timor Leste, mereka menghubungi PT PAL, mereka ingin membeli Patrol Boat," kata Purnomo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 18 Januari 2012.

Menurut Purnomo, pemerintah Indonesia mendukung rencana itu. "Jadi prosesnya B to B, bussines to bussines antara mereka dengan PT PAL langsung," ujar Purnomo.

Selain Timor Leste, pemerintah Filipina juga menyatakan minatnya membeli kapal patroli dari PAL. Mereka berencana akan membeli LPD Class atau Landing Platform Dock yang merupakan jenis kapal amfibi pengangkut peralatan militer. Kapal ini juga memiliki landasan helikopter. "Jadi kita dukung itu," tegasnya.

Permintaan serupa juga datang dari Malaysia. Negeri jiran tersebut tengah dalam proses pembelian Panser Anoa buatan PT Pindad. Purnomo menekankan Panser Anoa sudah digunakan dalam operasi peace keeping di Libanon dan sudah memperoleh sertifikan dari PBB. "Makanya mereka ingin membeli dari kita karena kita sudah mengirimkan (Anoa) ke Libanon," ungkapnya.

Sumber: Viva News

Rabu, 18 Januari 2012

Moody`s naikkan rating Indonesia

Jakarta - Lembaga rating internasional Moody`s menaikkan peringkat utang Pemerintah Indonesia baik pinjaman dalam dan luar negeri dari Ba1 menjadi Baa3 dengan "outlook" stabil.

Siaran pers yang dikutip dari website Moody`s di Jakarta, Rabu, menyebutkan kenaikan peringkat Indonesia diputuskan pada Rabu ini dan ditetapkan mengingat peringkat keuangan pemerintah Indonesia yang masih sejalan dengan negara-negara di peringkat Baa.

Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik dan mampu bertahan dari krisis ekonomi global, serta memiliki kebijakan dan instrumen yang mampu menahan dampak kerentanan di sektor keuangan.

Sumber: Antara News

Selasa, 10 Januari 2012

Mendikbud: 2013 produk SMK diproduksi massal

Jakarta - Seluruh karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diproduksi secara massal pada tahun 2013, kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh.

"Target utama kami adalah membawa karya anak-anak bangsa ini untuk diproduksi secara massal agar bisa masuk ke pasar domestik. Sayang jika karya kreatif mereka hanya sampai pada ide belaka," kata Muhammad Nuh kepada pers di Jakarta, Senin.

Dikatakan, tahun ini Kemdiknas akan menyelesaikan tahapan kelayakan teknis sehingga tahun berikutnya bisa menyiapkan karya mereka ke tahapan terakhir, pabrikasi.

Nuh menjelaskan tiga pilihan yang akan digunakan oleh kementerian untuk mencapai tujuan itu.

Pilihan pertama adalah bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkaitan, kedua dengan menyerahkan pada investor swasta yang tertarik, dan terakhir adalah dengan kolaborasi antara pemodal privat dan BUMN.

"Saya optimistis karya anak-anak ini akan mampu menembus pasar domestik yang sangat besar ini, Indonesia itu penduduknya 220 juta jiwa, itu jumlah yang sangat besar," kata dia.

Nuh mengingatkan bahwa potensi anak-anak bangsa ini akan terhambat jika ada intervensi atau campur tangan politik yang negatif.

Sumber: Antara News

Senin, 09 Januari 2012

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi di ASEAN

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal terakhir 2011 mencapai 6,5 persen dan merupakan pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal saat ini 6,5 persen itu tertinggi dari negara-negara ASEAN," kata Presiden Yudhoyono di Kantor Presiden di Jakarta, Selasa, saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna.

Secara umum Kepala Negara mengapresiasi kondisi perekonomian Indonesia pada kuartal keempat. Ia memuji inflasi tahun 2011 sebesar 3,79 persen yang merupakan terendah di kawasan Asia Pasifik.

"Inflasi tahun 2009 waktu itu mencapai 2,78 persen itu terendah sepanjang sejarah republik," ujarnya.

Capaian-capaian itu, kata dia, didukung dengan kabar baik yang menyebutkan jika angka ekspor Indonesia mencapai 200 miliar USD.

"Ini memberikan sprit bagi kita bukan hanya mempertahankannya tapi meningkatkan lagi di tahun ini," katanya.

Sementara itu dalam pidatonya di malam pergantian tahun, Sabtu (31/1), Presiden Yudhoyono berharap agar pada 2012 koordinasi antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah, kelompok eksekutif, legislatif dan yudikatif dapat lebih sinergis.

Ia meminta jajaran pemerintahan dapat berada di depan untuk memimpin upaya dan kerja keras guna mewujudkan capaian-capaian yang lebih baik lagi di 2012.

Sidang Kabinet Paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono, para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Sumber: Antara News

Pesawat tempur Super Tocano tiba Maret 2012

Malang - Empat dari 16 pesawat tempur Super Tucano A29 buatan Brazil direncanakan tiba pada Maret 2012 untuk melengkapi sistem persenjataan TNI AU khususnya di Pangkalan Udara Abd Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Pangkalan Udara Abd Saleh, Kolonel Pnb Novianto Widadi, Minggu, mengatakan, secara umum Lanud Abd Saleh siap menyambut kedatangan pesawat tempur itu, dan akan menggantikan posisi pesawat tempur Oviten-10F Bronco yang sudah memasuki masa "grounded".

Kesiapan yang sudah dilakukan, meliputi sejumlah fasilitas pendukung di Lanud Abd Saleh, seperti shelter atau tempat lokasi parkir pesawat, serta 12 pilot khusus yang telah dilatih untuk menukangi pesawat tersebut.

"Kami terus menyiapkan pendukung lainnya untuk kedatangan pesawat tempur canggih itu, termasuk pilot khusus yang berusia minimal 24 hingga 35 tahun dan ahli dalam berbahasa inggris," katanya.

Dengan tibanya pesawat pada bulan Maret, diharapkan nantinya bisa dipertunjukan kepada masyarakat pada peringatan HUT TNI AU tanggal 9 April 2012.

Sementara itu, rencananya pesawat tersebut akan digunakan untuk misi operasi taktis dalam membantu pasukan di darat, sebab pesawat itu memiliki keunggulan "close air support".

Selain itu, pesawat yang memiliki mesin tunggal buatan "Empresa Braziliera de Aeronautica", juga memiliki kemampuan menembakan asap ke darat secara cepat untuk menunjukkan posisi musuh.

Pesawat itu nantinya tidak hanya digunakan sebagai pesawat latih, namun juga digunakan misi pengamanan wilayah perbatasan, untuk memastikan tidak adanya pelanggaran batas negara oleh pihak lain.

"Total pesawat yang kita pesan sebanyak 16 unit, dan pengiriman akan dilakukan secara bertahap, diawali dengan kedatangan empat unit pada Maret 2012, dan akan ditempatkan pada Skuadron 21 Lanud Abd Saleh," katanya.

Sumber: Antara News

Mobil Rakitan Siswa SMK 2 Surabaya

Satu per satu mobil hasil rakitan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) meramaikan dunia otomotif Indonesia. Setelah siswa SMK di Solo dan Semarang, kini giliran siswa SMK 2 Surabaya yang mengeluarkan mobil rakitan mereka.

Di Surabaya, mereka telah merakit mobil pickup jumbo. Saat ini, telah ada dua unit pickup siap pakai. Sementara, 14 mobil pesanan beberapa pihak tengah dikerjakan.

Bagian interior dan eksterior mobil hasil rakitan ini diklaim tak kalah dengan hasil pabrikan yang sudah memiliki brand di pasaran. Untuk satu unit mobil, biaya yang dihabiskan tidak lebih dari Rp80 juta.

Sama dengan mobil rakitan siswa SMK Semarang, komponen mobil yang dirakit oleh siswa SMK 2 Surabaya ini juga didatangkan dari China. Namun, kedepan sekolah tersebut optimis komponen itu bisa dibuat di dalam negeri dengan peralatan yang mereka miliki.



Sumber: Viva News

Rabu, 04 Januari 2012

Peran Penting Indonesia Di Asean

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Marty Natalegawa memaparkan pernyataan pers tahunannya hari ini. Dalam paparannya, menlu menyebutkan peran penting Indonesia sebagai Ketua Asean 2011.

"Di bidang politik dan keamanan, Indonesia telah menguatkan pengelolaan konflik dalam kawasan Asean. Semasa kepemimpinan Indonesia, untuk pertama kalinya Asean terlibat langsung dalam pengelolaan konflik," ungkap Menlu dalam pernyataan pers dengan tema "Refleksi 2011 Prediksi 2012" di Jakarta, Rabu (4/1/2012).

Menlu juga menyebutkan bahwa Indonesia senantiasa menunjukkan kontribusi positif dalam isu demokrasi di kawasan Asean. Tak lupa Indonesia juga mendukung upaya pengajuan Myanmar bagi keketuaan Asean berikutnya.

"Sebagai ketua Asean telah mampu mengelola konflik di Laut china selatan melalui kesepakatan dengan Pemerintah Tiongkok (guidelines). Hal tersebut tidak hanya memperlihatkan kemajuan dalam proses perundingan namun menunjukkan komitmen Indonesia untuk menyelesakan konflik Laut China Selatan," imbuh menlu.

Mantan Dubes RI untuk Inggris ini menambahkan, dalam krisis ekonomi Eropa, keketuaan Indonesia di Asean telah mengupayakan agar krisis ekonomi tidak terbawa ke Asia Tenggara, Asia Pasifik, dan Asia Timur.

Berbagai inisiatif juga dilakukan di antaranya melakukan perjanjian Asean+3 (Asean plus three) dalam upaya menjamin ketersediaan dan membangun ketahanan pangan

"Selama menjadi Ketua Asean, Indonesia juga telah berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata. Di bidang sosial dan budaya, Indonesia berperan dalam memajukan masyarakat Asean yang lebih peduli dengan sesama," jelasnya.

Masalah bantuan bencana juga tidak luput dari Indonesia. Sebagai contoh, negara anggota Asean memobilisasi bantuan pada saat terjadi gempa bumi di Jepang, dengan menggelar pertemuan menlu-menlu negara Asean dengan menlu Jepang.

Sumber : Oke Zone

Inilah Mobil-Mobil Nasional Indonesia

JAKARTA – Indonesia sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di dunia, sudah saatnya memiliki mobil nasional yang bisa diandalkan. Melihat ke belakang, Indonesia sudah beberapa kali tercatat memiliki mobil nasional, bahkan ada yang suskes di pasaran.

Seperti dikutip tujuhpedia, ada tujuh mobil nasional (plus Esemka Rajawali) yang pernah dikembangkan putra-putra bangsa. Ketujuh mobil tersebut adalah Marlip, Maleo, Gea, Tawon, Komodo, Timor dan Esemka Digdaya, serta tambahan Esemka Rajawali. Bagaimana sejarah delapan mobil tersebut?

Marlip
Marlip adalah mobil listrik yang dikembangkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan dipasarkan PT. Marlip Indo Mandiri. Mobil ini digunakan untuk mobil golf, pasien, mobil keamanan. Marlip juga punya varian mobil empat penumpang dengan kecepatan mencapai 50 km/jam dengan jarak tempuh maksimal 120km. Harga Marlip berkisar antara Rp60 sampai Rp80 juta.

Maleo
Maleo mulai dikembangkan pada 1993, dimana saat itu pemerintah mulai berpikir tentang mobil nasional. IPTN sebagai instansi yang ditunjuk, bekerjasama dengan Rover, Inggris dan Millard Design Australia. Sampai pada 1997, IPTN sukses membuat 11 rancangan mobil yang isimewa. Namun karena reformasi 1998, proyek tersebut menjadi sia-sia.

Gea
Gea adalah proyek mobil nasional hasil riset PT. INKA (Industri Kereta Api) dengan mesin Rusnas (Riset Unggulan Strategis Nasional), yakni mesin berkapastias 640cc. Tujuan Gea adalah memberikan alternatif mobil kecil menghadapi krisis energi. Dilepas dengan harga antara 45 -50 juta, sudah diuji coba hingga 10.000 km dan kecepatan maksimalnya 90 km/jam. Mobil ini sudah sampai tahap uji coba produksi.

Tawon
Mobil tawon diproyeksikan menjadi pengganti Bajaj. Diproduksi oleh PT Super Gasindo Indonesia Jaya (GIJ). Tawon adalah mobil nasional yang paling siap dipasarkan. Mobil ini menggunakan bahan bakar gas dengan kapasitas mesin mesin 650cc. Tawon mampu menembus kecepatan 100 km/jam dengan banderol Rp48 juta on the road.

Komodo
Salah satu desainer CN-250 Gatotkaca Ibnu Susilo menjadi Head Designer Maleo mengeluarkan desain Komodo. Ini adalah mobil offroad asli Indonesian. Mobil kecil tapi dapat melintasi hutan sejauh 100 km dalam 6-7 jam dengan konsumsi bahan bakar hanya 5 liter. Komodo punya fitur self-recovery yang membuatnya tidak bisa terguling.

Timor
Timor adalah Teknologi Industri Mobil Rakyat. Timor pernah hits di dekade 90an yang diproduksi PT. Timor Putra Nasional. Sejatinya, mobil ini merupakan mobil KIA Sephia dengan ide mengimpor mobil namun dengan komponen lokal. Bersamaan dengan Timor, hadir Bimantara dengan produknya Bimantara Cakra.

Esemka Digdaya
Esemka Digdaya adalah proyek mobil nasional yang dikerjakan oleh siswa SMK 1 Singosari Malang. Mobil double kabin ini memiliki mesin 1.500 cc eks Timor. Biaya yang dhabiskan Rp175 juta.

Esemka Rajawali
Senada dengan Esemka Digdaya, Esemka Rajawali menjadi perbincangan khusus setelah Wali Kota Solo Joko Widodo menggunakan sebagai mobil dinas. Esemka Rajawali bergenre SUV dengan mesin 1.500 cc milik Timor. Mobil ini dilepas dengan banderol Rp75 juta dengan semua fitur-fitur layaknya mobil Jepang.

Sumber : Oke Zone

Jumat, 30 Desember 2011

Papua Barat penyelenggara kejuaraan fisika dunia 2012

Mataram - Provinsi Papua Barat akan menjadi tuan rumah penyelenggara kejuaraan fisika tingkat dunia yang kedua pada 2012 sesuai kesepakatan panitia.

"World Physics Olympiad" (WoPhO) atau kejuaraan fisika tingkat dunia pada 2012 akan berlangsung di Manokwari, setelah tahun ini Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB)," kata pelopor WoPhO Prof Yohanes Surya di sela acara grand final kejuaraan fisika tingkat dunia yang pertama di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan, setelah di Manokwari, Papua Barat, WoPhO selanjutnya akan menyelenggarakan kejuaraan ini di luar negeri. Negara yang sudah bersedia menjadi tuan rumah adalah Taiwan.

"Jika penyelenggaraan kejuaraan fisika tingkat dunia tersebut sudah digelar di luar negeri, Indonesia harus menunggu puluhan tahun lagi untuk bisa menjadi tuan rumah," ujarnya.

Menurut Yohanes, pertimbangan pelaksanaan WoPhO adalah peserta olimpiade fisika internasional makin banyak. Dalam ajang olimpiade setiap negara hanya boleh mengirim lima orang wakilnya.

Daftar tunggu negara berminat menjadi tuan rumah juga sudah sampai tahun 2050.

"Jika Indonesia ingin jadi tuan rumah lagi, mungkin harus menunggu 30 tahun lagi. Untuk itu, kami sebagai panitia penyelenggara WoPhO yang pertama meminta agar kejuaraan fisika tingkat dunia 2012 kembali digelar di Indonesia," ujarnya.

"Waktu satu tahun itu digunakan untuk melaksanakan tiga tahapan proses seleksi, yakni `selection round"`yang digelar mulai Januari-Juni, selanjutnya, "discussion round` mulai Juli-Desember dan tahapan terakhir adalah `final round` pada akhir Desember.

Kejuaraan fisika tingkat dunia yang pertama di Mataram, NTB, diikuti oleh 142 siswa sekolah menengah dari 15 negara, yaitu Turki, China, Kazakhstan, Slovakia, Estonia, Hong Kong, Singapura, Hungaria, Rusia, Bulgaria, Belarusia, Jerman, Brasil, dan Polandia, serta Indonesia.

WoPhO pertama yang diinisiasi oleh Prof Yohanes Surya, pendiri Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya, tersebut mengusung semangat "beat the champion".

Sumber: Antara News

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More