Monday, 19 September 2016

surat terbuka untuk orangtua santri



Kepada yang terhormat Para Orangtua/wali santri

Ujian Mid Semester anak kita akan dimulai sebentar lagi. Saya tahu kita cemas dan berharap anak kita berhasil dalam ujiannya.

Tapi, mohon diingat, di tengah-tengah para santri yang akan menjalani ujian itu, ada calon seniman, yang tidak perlu mengerti Matematika.

Ada calon pengusaha, yang tidak butuh pelajaran Sejarah atau Sastra.

Ada calon musisi, yang nilai Biologi-nya tak akan berarti.

Ada calon olahragawan, yang lebih mementingkan fisik daripada Matematika di sekolah.

Ada calon photografer yang lebih berkarakter dengan sudut pandang seni berbeda yang tentunya ilmunya bukan dari sekolah ini.

Sekiranya anak Kita mendapat nilai yang teratas, hebat! Tapi bila tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka.

Katakan saja: "tidak apa-apa, itu hanya sekedar ujian." Anak-anak itu diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar lagi dalam hidup ini.

Katakan pada mereka, tidak penting berapapun nilai ujian mereka, kita mencintai mereka dan tak akan menghakimi mereka.

Lakukanlah ini, dan di saat itu, lihatlah anak kita menaklukkan dunia. Sebuah ujian atau nilai rendah takkan mencabut impian dan bakat mereka.

Dan mohon, berhentilah berpikir bahwa hanya PNS, dokter dan insinyur yang bahagia di dunia ini. Semua berhak bahagia, termasuk anak kita. Mari kita hargai apapun nilai mereka, tengoklah nilai anak kita dari yang tertinggi, bukan yang terendah. Sambutlah kepulangan mereka dengan tatapan senyum dan cinta.

Hormat Saya
Kepala MTs PPM Subulussalam


PISMARDI, Lc

Wednesday, 31 August 2016

Website Pembelian Tiket Pesawat dan Booking Hotel yang terpercaya


Perjalanan merupakan suatu kemestian bagi setiap orang, berbagai moda transportasi di ciptakan oleh manusia agar bermamfaat dan mempermudah serta memperlancar aktifitas sehari-hari. Dari waktu ke waktu perkembangan moda transportasi berkembang sangat cepat sekali. Berbagai pilihan moda transportasi baik darat, laut maupun udara bisa dengan mudah kita dapatkan.

Begitu pula, kemanapun kita pergi liburan, penginapan-penginapan berserakan dimana-mana bebas kita memilih sesuai dengan kehendak hati dan sesuai dengan isi kantong kita.

Untuk memudahkan perjalanan teman-teman kemanapun pergi, saya merekomendasikan untuk memesan tiket pesawat atau hotel pada website-website berikut ini: 

1. PegiPegi.com


Panduan Membuat Blog Bagi Pemula


Selamat pagi teman-teman blogger, bagaimana kabarnya pagi ini. Semoga hari ini kita bisa mempersembahkan karya terbaik kita.

Baiklah pagi ini saya merekomendasikan beberapa blog yang bisa dibaca bagi blogger pemula, di blog di bawah ini berbagai macam tutorial tentang blog di terangkan dengan baik dan jelas. Selamat berkarya dan bekerja.

  1. http://carihoki.blogspot.co.id/
  2. http://waroong.net/
  3. http://strukturkode.blogspot.co.id/
  4. http://panduanim.com/
  5. https://www.maxmanroe.com/


Arab Saudi: Penentuan Awal Bulan Dzulhijah Dan Wukuf Arafat Hari Kamis Esok

Selasa 30 Agustus 2016, Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa penentuan awal bulan Dzulhijah tahun 1437 Hijriyah akan ditentukan pada hari Kamis (1/09) besok.
Dalam pengumumannya, Mahkamah Agung Arab Saudi meminta para ahli falak dan rukyat untuk melihat bulan sabit pada hari Kamis besok untuk menentukan masuknya bulan baru dalam Islam, seperti dilansir Badan Pers Saudi “SPA”.
Mahkamah Agung Arab Saudi meminta mereka yang telah menyaksikan tanda bulan baru baik dengan teropong ataupun mata telanjang untuk pergi ataupun menghubungi pengadilan terdekat dan memberikan sumpahnya.
Mahkamah Agung Arab Saudi berharap mereka yang memiliki ilmu mengenai rukyat hilal untuk dapat bergabung memantau bulan baru Dzulhijah 1437 Hijriyah.
Sumber: Eramuslim

Friday, 26 August 2016

Di Subulussalam cinta itu di semai..


Membahas tentang anak, tidak akan habis-habisnya dibicarakan. Berbagai tipe anak bisa diliat kesehariannnya bersama kita di asrama. Mulai dari manja sekali sampai mandiri dan cuek sekali, semua itu akan mudah ditemukan. Itulah santri, dengan berbagai dinamika pemikirannya. Mereka tumbuh dan berkembang dalam lingkungan PPM Subulussalam. Tugas kita memberikan pendampingan kepada mereka. Ustadz/Ustadzah yang super yang selalu setia bersama santri siang dan malam di asrama. Kadangkala mereka menjadi Guru bagi santri, kadangkala menjadi orang tua, dan kadangkala disaat yang sama mereka menjadi babysitter. Tidak mudah memang menghadapi santri yang berjumlah lebih 200an, sebanyak anak sebanyak itu pula tingkah lakunya. Bahkan satu anak saja berbagai macam tingkah lakunya. Salut untuk ustadz/ustadzah, mereka pahlawan yang berusaha merubah dengan sekuat tenaga kata “lelah” menjadi “lillah”.

Santri kelas VII melewati fase-fase yang sulit di Asrama, jika Ustadz/ustadzah tidak sabar menghadapi tingkah mereka, bisa stress setiap hari, minimal menurun berat badan. Kelas VII merupakan fase dimana mereka melewati masa frustasi dan adaptasi. Perubahan masa dari SD ke SMP penuh lika-liku yang harus kita pahami dan sikapi secara bijak. Maka tak heran kadang kita tengok ada santri yang takut tidur gelap, ada santri yang betah berlama-lama di teras masjid memandang ke arah jalan hanya untuk melihat orang tuanya yang harapkan datang untuk melihatnya ke pondok. Bahkan ada santri yang ngompol.. :D disaat-saat seperti inilah ustadz/ustadzah di asrama berubah menjadi orang tua yang memberikan kasih sayang dan kenyamanan kepada mereka. Mereka butuh cinta kita.
Lain kelas VII lain pula kelas VIII, kelas VIII dimana masa pubertas sedang melanda anak-anak kita. Di fase ini kesabaran tingkat tinggi diperlihatkan oleh ustadz/ustadzah kita. Berbagai tingkah pola akan ditemui, santri berdandan lama-lama, sering di depan cermin, sisir rambut yang rapi sekali, mencari perhatian lawan jenis. Ini merupakan sebagian kecil perubahan sikap mereka yang dengan mudah kita temukan pada santri kelas VIII.

Di kelas IX merupakan masa yang relatif tenang, bukan berarti mereka tanpa masalah. Relatif tenang karena fokus santri untuk ujian akhir. Sebagian mereka sudah habis masa pubertasnya. Tapi kadangkala ada juga santri yang “diam-diam menghanyutkan”. Kewaspadaan ustadz/ustadzah lebih ditingkatkan di fase ini.

Bagaimanapun tingkah laku mereka yang berbeda-beda di tiap fasenya, kadang membuat kita terhibur, kadang membuat kita emosi, kadang membuat kita frustasi dan kadangkala membuat kita tak bisa menahan diri. Pada akhirnya mereka adalah anak-anak kita, walaupun mereka tidak kita yang melahirkan tetapi mereka besar, tumbuh, berkembang berada pada kita. Baik buruknya perkembangan mereka, itu tanggung jawab kita bersama. Mari kita lukiskan di hati mereka tentang optimisme hidup, mari kita tanamkan di jiwa mereka kepedulian terhadap sesama. Kita semaikan bibit-bibit cinta dan kemandirian. Selamat berjuang ustadz/ustadzah, Allah bersama kita. #SepenuhHariSepenuhHati.

Lubuk Pandan, 26 Agustus 2016

Thursday, 25 August 2016

Lomba Foto dan Cerpen Gebyar Hari Santri 2016 Berhadiah Total Rp 200 Juta

JAKARTA- Menyambut Hari Santri Nasional 2016, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren, Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Lomba Foto dan Cerpen Gebyar Hari Santri 2016. Selain memunculkan fotografer dan penulis Indonesia yang bermutu, lomba ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan peran pesantren dalam membangun peradaban Indonesia.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren, Dr H Mohsen MM menuturkan, lomba bertema “Dari Pesantren untuk Indonesia” ini memperebutkan hadiah uang tunai senilai total Rp 200 juta. Lomba dibagi menjadi dua kategori, yakni umum dan santri. Khusus peserta santri wajib menyertakan fotokopi kartu santri atau surat keterangan dari pondok pesantren. Para peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.
Lomba Foto
Untuk lomba foto, peserta boleh mengirimkan maksimal dua karya yang dibuat dalam tahun 2016. Peserta bebas menggunakan kamera jenis apapun, namun tidak diperkenankan memanipulasi foto. Olah digital diperbolehkan sebatas untuk memperbaiki kualitas foto(brightness, saturation, contras, crop).
“Panitia menyiapkan tenaga IT berpengalaman untuk mengecek keaslian karya foto. Peserta yang kedapatan melakukan manipulasi gambar akan didiskualifikasi,” kata Mohsen.
Dewan juri terdiri atas Oscar Motuloh (kurator Galeri Foto Antara), Tubagus P Svarajati (kritikus foto) dan Rukardi Achmadi (Redaktur Pelaksana harian Suara Merdeka). Mereka akan menilai karya peserta berdasarkan kekuatan pesan, kesesuaian dengan tema, kualitas visual, keorisinalan, serta kreativitas dan keunikan foto.
“Foto yang diikutsertakan dalam lomba harus sesuai tema dan tidak mengandung unsur pornografi, kekerasan dan atau menistakan unsur SARA.”
Peserta mengirimkan foto dalam bentuk file digital dan cetak. Untuk file digital berformat jpg dengan ukuran minimal 2048 pixel, dikirim ke alamat E-mail:lombafotosantrikemenag2016@gmail.com. Adapun foto dalam bentuk cetak berukuran 10 R dikirim via pos ke alamat: Panitia Pelaksana Lomba Cerpen Gebyar Hari Santri 2016, d/a Subag Tata Usaha / TU Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren, Kementerian Agama Republik Indonesia, Lantai 6, Jl. Lapangan Banteng Barat no. 3-4 Jakarta Pusat, 10710.
Peserta harus menuliskan kategori lomba yang diikuti (umum/santri) di amplop depan kanan atas. Tuliskan juga nama, alamat, e-mail, nomor telepon, jenis kamera yang digunakan, judul foto, serta penjelasan singkat tentang foto pada bagian belakang lembar foto yang dicetak. Sedangkan pada file digital, data tersebut dilampirkan dalam attachment E-mail.
Nama file digital foto dibuat dengan format: Lomba Foto Santri – nama lengkap peserta. Contoh: Lomba Foto Santri-Agus Kurniawan. Jika mengirim dua foto, ditambah dengan (-1) dan (-2), contoh: Lomba Foto Santri-Agus Kurniawan-1 dan Lomba Foto Santri-Agus Kurniawan-2.
Lomba Cerpen
Adapun untuk lomba cerpen, peserta hanya dapat mengirimkan satu buah karya berbahasa Indonesia. Cerpen tersebut harus karya sendiri, belum pernah dipublikasikan, tidak pernah disertakan dalam lomba cerpen lain, serta tidak mengandung unsur penistaan terhadap SARA.
Panjang karya 10.000-15.000 karakter (dengan spasi), halaman A4, spasi 1,5, huruf  Times New Roman ukuran 12. Cerpen diketik menggunakan format MS World dan atau dicetak menggunakan kertas HVS Folio.
Naskah cerpen dikirim dalam bentuk file digital dan cetak. File digital dengan format nama: Lombacerpensantri-Nama Lengkap Peserta, dikirim ke alamat E-mail: lombacerpensantrikemenag2016@gmail.com. Sedangkan naskah cerpen dikirim ke: Panitia Pelaksana Lomba Cerpen Gebyar Hari Santri 2016 d/a Subag Tata Usaha / TU, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren, Kementerian Agama Republik Indonesia, Lantai 6, Jl. Lapangan Banteng Barat no.3-4 Jakarta Pusat, 10710.
“Tuliskan kategori lomba yang diikuti (umum/santri) di amplop depan kanan atas. Tuliskan nama, alamat, e-mail, dan nomor telepon yang bisa dihubungi, pada halaman terkhir naskah cerpen,” ujar Mohsen.
Dewan juri KH A Mustofa Bisri (sastrawan, pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin Rembang), Triyanto Triwikromo (cerpenis), dan Putu Fajar Arcana (redaktur sastra harian Kompas) akan menilai karya peserta berdasarkan unsur kreativitas, kekuatan pesan dalam cerpen, kesesuaian dengan tema, dan kreativitas. Keputusan panitia dan Dewan Juri bersifat mutlak, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat.
“Panitia tidak bertanggung jawab apabila ada pelanggaran hak cipta atau tuntutan hukum dari pihak lain terkait foto dan cerpen yang dikirim oleh peserta.”
Batas akhir pengiriman karya, baik foto maupun cerpen adalah pada tanggal 26 September 2016 (diterima panitia). Pemenang akan diumumkan di www.ditpdpontren.kemenag.go.id pada  tanggal 05 Oktober 2016.
Foto dan cerpen terpilih akan diterbitkan dalam bentuk catalog dan buku kumpulan cerpen. Setiap peserta yang karyanya masuk katagori terpilih akan mendapatkan kiriman satu eksemplar catalog atau buku tersebut. Hak cipta atas karya tetap menjadi milik peserta.
Informasi lebih lengkap bisa dilihat di www.ditpdpontren.kemenag.go.id, atau menghubungi Ady S via telepon 082322889476 dan E-mail: adyagus17@gmail.com.
Selain memunculkan fotografer dan penulis Indonesia yang bermutu, lomba ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan peran pesantren dalam membangun peradaban Indonesia.
 Tema: “DARI PESANTREN UNTUK INDONESIA”
  1. LOMBA FOTO
 Ketentuan Umum
  1. Peserta dibagi menjadi dua kategori: (1) Umum, (2) Santri,
  2. Foto merupakan karya sendiri, belum pernah dipublikasikan di media massa, dan tidak pernah diikutkan dalam lomba foto lain,
  3. Foto diambil dalam tahun 2016,
  4. Keputusan panitia dan Dewan Juri bersifat mutlak, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat,
  5. Panitia tidak bertanggung jawab apabila ada pelanggaran hak cipta atau tuntutan hukum dari pihak lain terkait foto yang dikirim oleh peserta,
  6. Panitia berhak mempublikasikan foto-foto pemenang dan yang terpilih untuk publikasi terkait lomba. Hak cipta tetap menjadi milik peserta.
Ketentuan Khusus
  1. Setiap peserta boleh mengirim maksimal 2 (dua) foto,
  2. Khusus peserta kategori santri wajib menyertakan fotokopi kartu santri atau surat keterangan dari pondok pesantren,
  3. Foto yang diikutsertakan dalam lomba harus sesuai tema dan tidak mengandung unsur pornografi, kekerasan dan atau menistakan unsur SARA.
  4. Peserta bebas menggunakan kamera jenis apapun,
  5. Dilarang menambahkan atau menghilangkan objek di dalam foto. Olah digital  diperbolehkan sebatas perbaikan kualitas foto (brightness, saturation, contras, crop).
  6. Peserta yang karyanya masuk final, wajib mengirimkan file foto asli kepada panitia.
  7. Kriteria penilaian meliputi kekuatan pesan, keorisinalan, kreativitas dan keunikan, kesesuaian dengan tema, serta kualitas visual foto,
  8. Foto-foto pemenang dan yang terpilih akan diterbitkan dalam bentuk katalog. Setiap peserta yang karyanya termuat dalam katalog akan mendapat kiriman 1 (satu) ekslemplar katalog tersebut.
Pengiriman Foto               
  1. Peserta mengirimkan foto dalam bentuk cetak dan file digital,
  2. Foto dalam bentuk file digital (format jpg ukuran minimal 2048 pixel) dikirim melalui E-mail  (lombafotosantrikemenag2016@gmail.com),
  3. Foto dalam bentuk cetak ukuran 10 R dikirim via pos ke alamat:
Panitia Pelaksana Lomba Cerpen Gebyar Hari Santri 2016
d/a Subag Tata Usaha / TU Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren,Kementerian Agama Republik Indonesia, Lantai 6 Jl. Lapangan Banteng Barat no.3-4 Jakarta Pusat 10710
  1. Tuliskan kategori lomba yang diikuti (umum/santri) di amplop depan kanan atas.  
  2. Tuliskan nama, alamat, e-mail, nomor telepon, jenis kamera yang digunakan, judul foto, serta penjelasan singkat tentang foto pada bagian belakang lembar foto yang dicetak. Adapun pada file digital, data tersebut dilampirkan dalam attachment e-mail,
  3. Format file digital foto: Lomba Foto Santri – nama lengkap peserta. Contoh: Lomba Foto Santri-Agus Kurniawan. Jika mengirim dua foto, ditambah dengan (-1) dan (-2), contoh: Lomba Foto Santri-Agus Kurniawan-1 dan Lomba Foto Santri-Agus Kurniawan-2, 
  4. Batas akhir pengiriman foto: 26 September 2016 (diterima panitia).
Dewan Juri
(1) Oscar Motuloh (kurator Galeri Foto Antara),
(2) Tubagus P. Svarajati (Kritikus foto),
(3) Rukardi Achmadi (Redaktur Pelaksana Suara Merdeka)
 Pengumuman
Pemenang dan Hadiah
Kategori Umum
  • Pemenang I                   Rp. 15.000.000,-
  • Pemenang II                  Rp. 10.000.000,-
  • Pemenang III                 Rp. 7.500.000,-
  • Pemenang Harapan I    Rp. 5.000.000,-
  • Pemenang Harapan II   Rp. 3.000.000,-
Kategori Santri          
  • Pemenang I                   Rp. 15.000.000,-
  • Pemenang II                  Rp. 10.000.000,-
  • Pemenang III                 Rp. 7.500.000,-
  • Pemenang Harapan I    Rp. 5.000.000,-
  • Pemenang Harapan II   Rp. 3.000.000,-

  1. LOMBA CERPEN
 Ketentuan Umum
  1. Peserta dibagi menjadi dua kategori: (1) Umum, (2) Santri.
  2. Naskah cerpen merupakan karya sendiri, belum pernah dipublikasikan, dan tidak pernah diikutkan dalam lomba cerpen lain.
  3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia.
  4. Keputusan panitia dan Dewan Juri bersifat mutlak, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat.
  5. Panitia tidak bertanggung jawab jika ada pelanggaran hak cipta atau tuntutan hukum dari pihak lain terkait foto yang dikirim oleh peserta.
  6. Panitia berhak mempublikasi cerpen yang menjadi pemenang dan terpilih. Adapun hak cipta tetap milik peserta.
Ketentuan Khusus
  1. Peserta hanya dapat mengirimkan 1 (satu) cerpen terbaik.
  2. Khusus peserta kategori santri wajib menyertakan foto copy kartu santri atau surat keterangan dari pondok pesantren. 
  3. Naskah cerpen yang diikutsertakan dalam lomba harus sesuai dengan tema dan tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
  4. Panjang karya 10.000-15.000 karakter (dengan spasi), halaman A4, spasi 1,5, huruf  Times New Roman ukuran 12.
  5. Cerpen diketik menggunakan format MS World dan atau dicetak menggunakan kertas HVS Folio.
  6. Kriteria penilaian meliputi kreativitas, kesesuaian dengan tema, serta kekuatan pesan yang disampaikan dalam cerpen.
  7. Naskah cerpen yang terpilih akan diterbitkan dalam bentuk buku kumpulan cerpen. Setiap peserta yang karyanya masuk katagori cerpen terpilih akan mendapatkan kiriman buku tersebut.
Pengiriman Cerpen              
  1. Peserta mengirimkan naskah cerpen dalam bentuk cetak dan file digital,
  2. Naskah cerpen dalam bentuk  file digital dikirim melalui E-mail  (lombacerpensantrikemenag2016@gmail.com),
  3. Naskah cerpen dikirim ke:
Panitia Pelaksana Lomba Cerpen Gebyar Hari Santri 2016
d/a Subag Tata Usaha / TU, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren,
Kementerian Agama Republik Indonesia, Lantai 6
Jl. Lapangan Banteng Barat no.3-4 Jakarta Pusat 10710
  1. Tuliskan kategori lomba yang diikuti (umum/santri) di amplop depan kanan atas,
  2. Tuliskan nama, alamat, e-mail, dan nomor telepon yang bisa dihubungi,pada halaman terkhir naskah cerpen,
  3. Format file digital : Lombacerpensantri-Nama lengkap peserta,   
  4. Batas akhir pengiriman cerpen: 26 September 2016 (diterima panitia).
Dewan Juri
(1) KH. A. Mustofa Bisri (sastrawan, pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin Rembang),
(2) Triyanto Triwikromo (cerpenis),
(3) Putu Fajar Arcana (redaktur sastra harian Kompas).
Pemenang dan Hadiah
Kategori Umum
  • Pemenang I                   Rp. 15.000.000,-
  • Pemenang II                  Rp. 10.000.000,-
  • Pemenang III                 Rp. 7.500.000,-
  • Pemenang Harapan I       Rp. 5.000.000,-
  • Pemenang Harapan II     Rp. 3.000.000,-
Kategori Santri          
  • Pemenang I                   Rp. 15.000.000,-
  • Pemenang II                  Rp. 10.000.000,-
  • Pemenang III                 Rp. 7.500.000,-
  • Pemenang Harapan I       Rp. 5.000.000,-
  • Pemenang Harapan II      Rp. 3.000.000,-

Informasi lebih lengkap bisa dilihat di www.ditpdpontren.kemenag.go.id, atau menghubungi Ady S via telepon 082322889476 dan E-mail: adyagus17@gmail.com.

Sederhana, Mari Kita Buktikan Kebenarannya

1)   Ketika kita mengeluh :"Ah mana mungkin…. “ ALLAH menjawab: “Jika AKU menghendaki, cukup Aku berkata ’Jadi’, maka  jadilah” (QS. Yasin ; 82)
2)   Ketika kita mengeluh : “Wah, letih sekali….” ALLAH menjawab : “…& KAMI jadikan tidurmu utk istirahat” (QS.An- Naba :9)
3)   Ketika kita mengeluh : “Berat sekali ya, gak sanggup rasanya…” ALLAH menjawab :“AKU tdk membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan” (QS. Al-Baqarah : 286)
4)   Ketika kita mengeluh : “Stress nich, bingung?!” ALLAH menjawab : “Hanya dgn mengingatKu, hati akan menjd tenang” (QS. Ar-Ra’d :28)
5)   Ketika kita mengeluh : “Yah, ini mah bakal sia-sia..deh! ” ALLAH menjawab : ”Siapa yg mengerjakan   kebaikan sebesar biji dzarahpun, niscaya ia akan melihat balasannya” (QS. Al- Zalzalah :7)
6)   Ketika kita mengeluh : “saya sendirian, gak ada seorangpun, yg mau membantu…” ALLAH menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu” (QS. Al-Mukmin :60)
7)   Ketika kita mengeluh : “Sedih sekali rasanya…” ALLAH menjawab :“La Tahzan,..Innallaha Ma’ana...  Janganlah kau bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita” (QS. At-Taubah :40)
8)  Ketika kita mengeluh : “Ampun..susah banget ini kerjaan…” ALLAH menjawab: “sesungguhnya sesudah kesulitan itu, ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah:6-7)
Mari berbaik sangka & bersyukur selalu...Kpd Alloh Ta'alaa