handphone-tablet
Showing posts with label pariwisata indonesia. Show all posts
Showing posts with label pariwisata indonesia. Show all posts

Wednesday, 31 August 2016

Website Pembelian Tiket Pesawat dan Booking Hotel yang terpercaya


Perjalanan merupakan suatu kemestian bagi setiap orang, berbagai moda transportasi di ciptakan oleh manusia agar bermamfaat dan mempermudah serta memperlancar aktifitas sehari-hari. Dari waktu ke waktu perkembangan moda transportasi berkembang sangat cepat sekali. Berbagai pilihan moda transportasi baik darat, laut maupun udara bisa dengan mudah kita dapatkan.

Begitu pula, kemanapun kita pergi liburan, penginapan-penginapan berserakan dimana-mana bebas kita memilih sesuai dengan kehendak hati dan sesuai dengan isi kantong kita.

Untuk memudahkan perjalanan teman-teman kemanapun pergi, saya merekomendasikan untuk memesan tiket pesawat atau hotel pada website-website berikut ini: 

1. PegiPegi.com


Tuesday, 28 April 2015

Pantai Ujung Tanjung Pesisir Selatan

Pantai Ujung Tanjung Muaro Sakai Kab. Pesisir Selatan
Pantai yang terletak di nagari Muaro Sakai ini sudah sangat terkenal oleh para pecinta batu akik (batu cincin).Karena batu akik yang di asah atau diolah di Kabupaten Pesisir Selatan atau Sumatera Barat umumnya berasal dari pantai ujung tanjung ini.


Dahulu sebelum dibukanya perkebunan kelapa sawit oleh PT Incasi Raya lokasi Pantai Ujung Tanjung ini merupakan kawasan hutan rawa yang lebat, yang tidak berpenghuni. Hampir semua orang disekitar Muaro sakai dan Inderapura mengatakan kalau pantai Ujung Tanjung ini angker. Karena nelayan sekitar Air haji dan Muaro Sakai sering melihat cahaya lampu bak sebuah kapal besar atau api unggun yang besar di pantai ujung tanjung ini. Tetapi ketika di dekati Lampu-lampu yang menyerupai lampu kapal besar dan api unggun yang ada di pantai ini tidak ada,hilang begitu saja.

Menurut cerita orang tua-tua di sekitar Muaro sakai dan Air haji,konon kabarnya di Pantai Ujung tanjung ini dahulunya berdiri sebuah istana,istana Gando Layu namanya yaitu tempat berdiamnya isteri Sultan Zatullahsyah,raja dari kerajaan Inderapura.Dari cerita turun temurun Istana Gando Layu ini pernah dipakai oleh Bundo Kanduang (Mande Rubiah) untuk mengamankan atau menyembunyikan Puti Bungsu (Puti kemala Sani) isteri Dang Tuangku dari kejaran raja Tiang Bungkuk.

Sampai sekarang legenda itu masih ada di masyarakat Muaro Sakai dan Inderapura.Tidak jarang jika kita akan pergi ke Pantai Ujung tanjung berpapasan dengan orang tua-tua di sekitar sini mereka itu akan mengingatkan kita untuk berhati-hati dan berpesan jika kita sampai di pantai ujung tanjung ini bertemu dengan hujan panas disarankan sebaiknya pulang saja.Kalau di teruskan juga kemungkinan kita akan menjumpai sesuatu yang aneh-aneh seperti melihat kerbau besar yang liar (kata orang sekitar itu kerbau jalang atau si binuang) atau pemandangan aneh lainnya.Kata orang tua-tua tersebut jika kita menampak itu,tak lama setelah itu kita akan sakit.Begitulah nasehat orang tua di muaro sakai yang saya temui di perjalanan ketika saya akan mencari batu akik ke pantai Ujung Tanjung ini.

Lokasi pantai Ujung tanjung ini dapat dicapai dengan kenderaan roda dua atau roda empat,Dari Padang anda menuju Painan terus ke Inderapura.Sesampai di Inderapura belok ke kanan arah ke Muaro sakai.Setiba di simpang Pasing Ganting anda lurus saja.Sampai bertemu Sungai Muaro sakai,disini anda menyeberang dengan naik ponton yang disediakan gratis untuk penduduk sekitar oleh Pt.Incasi raya.Setelah itu anda terus memasuki kawasan perkebunan sawit Pt.Incasi raya,sesampai di Kantor Pt.Incasi raya bertanyalah arah jalan ke Pantai ujung tanjung,anda pasti akan di tunjukkan.Dari sini Pantai Ujung tanjung sudah tidak jauh lagi.

Nah,kepingin tahu indahnya Pantai penghasil batu akik di Pesisir selatan,yang sampai sekarang masih dianggap angker oleh warga setempat.Berkunjunglah ke Pantai bekas istana Gando Layu ini yang sunyi ini,baik itu untuk berwisata atau untuk mencari batu akik,siapa tahu secara tidak sengaja anda menemukan batu delima.Karena di Pantai ujung Tanjung ini tersimpan batu mulia yang banyak di buru oleh orang tersebut.

Monday, 30 March 2015

99 Miniatur Masjid Dunia akan Dibangun di Bogor

Sebanyak 99 miniatur masjid terkenal di seluruh dunia akan dibangun di Jabar. Tepatnya, di daerah Bogor. Masjid-masjid dengan kapasitas sekitar 300-400 orang ini akan dibangun dalam sebuah kawasan yang kelak menjadi sebuah destinasi wisata religi.
Penggagas ide tersebut adalah Hartono Limin, seorang mualaf yang telah memeluk islam sejak tiga tahun lalu. Miniatur masjid dunia akan dibangun dalam sebuah kawasan bernama 'Taman Miniatur Masjid Dunia' di lahan seluas 215 Ha di kawasan Cicariuk, Desa Cibadak, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor.
"Akan dibangun 99 masjid miniatur dunia dan satu masjid utama dengan kapasitas 200.000 jemaah," ujar Hartono kepada wartawan di Gedung Pakuan, Selasa (24/3).
Hartono mengaku, mendapat ide ini usai shalat. Masjid dipilih sebagai unsur utama karena merupakan bangunan yang dijamin tidak akan pernah hancur. "Negara bisa hancur, masjid tidak akan pernah hancur. Shalat akan terus berjalan," katanya.
Menurut Hartono, Meskipun Ia warga Jakarta, namun dirinya lebih memilih Jabar sebagai lokasi merealisasikan cita-citanya. Cara menentukan lokasi dilakukan dengan melakukan shalat terlebih di lokasi yang akan dipilih.

Menurutnya, para pengunjung juga dipastikan akan terhibur dengan sajian tempat kuliner dan penjualan souvenir negara tempat masjid terkenal tersebut berasal. Selain Masjid, Hartono juga akan membangun Universitas Islam unggulan berkapasitas 20.000 mahasiswa, Rumah Sakit, Museum dan Perpustakaan.

Tempat ini, kata dia, bertujuan untuk melestarikan budaya Islam sedunia dalam bentuk arsitektur. Terlebih, Indonesia khususnya Jabar punya penduduk muslim terbesar. "Kami ingin menghapus citra Islam yang kini malah identik dengan kekerasan," katanya.
Sumber: Republika

Thursday, 11 December 2014

Dubes AS Dukung Pelestarian Raja Ampat

Jakarta Pada Selasa (9/12/2014), bertempat di Pusat Kebudayaan Amerika, diluncurkan film dokumenter tentang Raja Ampat berjudul Guardians of Raja Ampat: Community Driven Conservation. Berdasarkan deskripsi yang ada pada laman resmi Pusat Kebudayaan Amerika (atamerica.or.id), film "Penjaga Raja Ampat" ini disutradarai oleh Shawn Heinrich yang pernah memenangkan penghargaan Emmy Award.
Pada pemutaran film dokumenter tersebut, hadir beberapa tokoh masyarakat seperti Bupati Raja Ampat Marcus Wanma hingga Duta Besar AS untuk Indonesia, Robert Blake.
Saat acara tersebut, Robert Blake menyampaikan beberapa pesan dan harapannya terkait dengan pelestarian Raja Ampat. Sebab, menurut Blake, Indonesia pantas bersyukur karena diberikan bentangan alam yang elok dan sumber daya laut yang sangat besar.
Blake juga menyatakan bahwa, dengan keindahan alam tersebut, sudah sepantasnya seluruh elemen harus menjaga kawasan Raja Ampat dan tidak merusaknya hanya demi kepentingan pribadi dan kelompok saja.
Seperti yang dikutip dari Voice of America pada Kamis (11/12/2014), pemerintah Amerika akan mendukung segala upaya pemerintah Indonesia, termasuk pemerintah daerah Papua Barat, untuk melestarikan Raja Ampat.
Selain itu, Blake juga setuju agar kasus pencurian ikan segera dihentikan. "Sangatlah penting bagi seluruh negara untuk menghentikan penangkapan ikan secara ilegal," katanya.
Adapun film dokumenter ini dibuka dengan menggambarkan keindahan raja ampat. Kemudian, dijelaskan bagaimana salah satu penduduk Raja Ampat ada yang bekerja sebagai pemburu sirip hiu. Tetapi, setelah dijelaskan apa manfaat hiu bagi keseimbangan ekosistem, penduduk tersebut sadar bahwa hal itu salah dan tidak lagi mengulangi kesalahannya.
Sumber: Liputan6

Friday, 13 April 2012

Green School, Sekolah Hijau di Bali yang Telah Mendunia


Hafiz Online-Green School – Kul- Kul Campus. Yang terletak di desa Sibang Kaja, 30 km daei pusat kota Denpasar. Sebuah sekolah unik yang digagas oleh John Hardy, seorang desainer dan pengusaha jewelry yang sukses.

Sekolah unik nan ajaib ini merupakan satu – satu-nya sekolah di dunia yang bangunannya terbuat dari batang bamboo yang ramah lingkungan. Pendingin udaranya tidak lagi memakai Ac, melainkan kincir angin melalui terowongan bawah tanah. Tenaga listiknya menggunakan bio-gas yang terbuat dari kotoran hewan untuk menyalakan kompor. Tambak udang tempat budidaya, sekaligus peternakan sapi. Ditambah lagi arena olahraga, laboratorium, perpustakaan, dll.

Kemudian yang takalah uniknya adalah jembatan bamboo yang membentang di tengah – tengah sekolah, yang dibawahnya mengalir sungai Ayung. Benar – benar alam ??? Yup… memang itulah salah satu visi dan juga kelebihan sekolah ini… INTERAKSI DENGAN ALAM…

Para murid diajarkan untuk dekat dengan alam, mulai dari cara menanam padi, memproduksi coklat sendiri. Semua itu tak lepas dari harapan agar murid – murid mereka mengerti tentang berbagai hal dalam kehidupan, dan mampu menjadi pemimpin di dunia yang selalu berubah dan menantang ini.

Pendeknya, mereka-para pelajar-akan tahu segala hal dari organic gardening hingga mendesain website, dari menjalankan bisnis kecil hingga menekan emisi karbon, menjadi orang yang membanggakan dan dapat dipercaya mengelola kehidupan dengan lebih baik, di tengah krisis bumi ini.

Harganya ?? jangan ditanya… . Orang tua yang mampu menyiapkan uang untuk registrasi $ 500, Uang bangunan tahunan $ 950 dan buat grade I-VI uang sekolahnya setahun $ 7.950 adalah syarat untuk menyekolahkan anaknya di Green School Bali, tidaklah heran bila murid – muridnya sendiri lebih banyak terdiri dari kaum ekspatriat dan orang asing

Meski begitu, Green School menyediakan beasiswa pendidikan, maklum… sekolah ini baru berdiri 2 bulan lalu.

Di sisi yang lain seharusnya keberadaan Green School menginspirasi pemerintah dan swasta membuat sekolah yang mirip namun lebih affordable dalam biaya.

Bukan apa, sebagai anak negeri, miris rasanya melihat anak – anak bule yang terkenal bersih itu mau bermain – main dengan lumpur dan duduk lesehan di atas tikar, kemudian mampu bercocok tanam, menanam padi, dan membudidayakan udang. Sedangkan kita ? masuk ke lumpur saja mungkin tidak pernah, apalagi menanam padi ? padahal bercocok tanam merupakan identitas bangsa kita sebagai negara agraris.

Andaikata sekolah di negeri ini seperti Green School, mungkin tidak akan ada lagi yang namanya illegal logging, dan pembabatan hutan secara liar, karena sejak kecil mereka telah diajarkan bagaimana cara mencintai alam























Wednesday, 21 March 2012

Mimpi Jakarta-Bandung 45 Menit

Hafiz Online - Pemerintah rupanya diam-diam mengajak Jepang membangun kereta supercepat antara Jakarta-Bandung. Dengan kereta itu jarak tempuh sepanjang 144 kilometer itu hanya 45 menit.

Ini waktu sangat memukau mengingat perjalanan kereta saat ini masih membutuhkan 3 jam, sedangkan menggunakan bus sekitar 2-3 jam.

Pemerintah Jepang telah menunjuk Japan Railway Technical Service, sebagai rekanan Yachiyo Engineering Co. Ltd, untuk menggarap pra-studi kelayakan. Studi ini diperkirakan membutuhkan waktu 4-12 bulan.

Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan mengatakan, skema pembiayaan pembangunan kereta api supercepat akan dikerjasamakan dengan swasta melalui mekanisme Public Private Partnership (PPP). Namun, pemerintah akan mengambil bagian tak lebih dari 50 persen. "Ini yang sedang dibicarakan," kata Tundjung di Jakarta, Senin 19 Maret 2012.
Untuk konsepnya, Tundjung mengungkapkan akan dibuat rel-rel baru yang dimulai dari Dukuh Atas (Sudirman) melewati Stasiun Bekasi, Stasiun Karawang, Stasiun New Airport, masuk ke Stasiun Bandung dan terakhir di Stasiun Gede Bage.

Prakiraan sementara, waktu tempuh perjalanan kereta api cepat Jakarta-Bandung sebagai berikut:

1. Tipe Kereta Api Super Express dengan perjalanan Jakarta - Bandara Baru (Karawang) - Bandung membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit.

2. Tipe Kereta Api Airport Shuttle dengan perjalanan Jakarta - Bandara Baru, membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit.

3. Tipe Kereta Api Express dengan perjalanan Jakarta sampai Bandung dengan pemberhentian di setiap stasiun membutuhkan waktu kurang lebih 50 menit.
Rencananya, rute ini akan menggunakan kereta JR EAST Seri E5 dan JR EAST Seri E2 yang mampu melaju 300 km per jam. Di negeri asalnya, kereta ini memiliki nama Shinkansen. (Foto kereta supercepat itu bisa dilihat di tautan ini).
Kereta ini mampu menaklukkan perbukitan Cikampek-Bandung yang memiliki sudut kemiringan 25 derajat. Bahkan, di tengah tanjakan ini, E5 dan E2 masih bisa melaju 210 km per jam.
Dalam proposal dua lembaga Jepang, nilai proyek ini mencapai US$5,954 miliar atau sekitar Rp56,108 triliun. Nilai terbesar pada pengerjaan sipil yang mencapai Rp23,6 triliun. Lalu disusul pembangunan rel dan stasiun yang masing-masing Rp3,1 triliun dan Rp3,8 triliun. Sedangkan total biaya konstruksi Rp46,288 triliun.
Pengamat perkeretaapian Joko Setijowarno menyambut baik rencana ini. Dosen Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, itu mengatakan proyek kereta supercepat akan saling menguntungkan bagi Jepang dan Indonesia.

Indonesia bisa memiliki moda transportasi supercepat yang bisa menggerakkan masyarakat agar lebih produktif, dan Jepang bisa berinvestasi. "Apalagi banyak perusahaan-perusahaan di sepanjang jalur itu. Pasti ini sangat menguntungkan mereka," kata dia.

Meski demikian, dia mengatakan, pembangunan ini tak masalah selagi tak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. "Belanda membangun jalur kereta di Indonesia menggunakan sistem kompensasi, sehingga pemerintah tak terbebani," katanya.

KAI tak sanggup
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sendiri mengaku tak sanggup berinvestasi membangun kereta supercepat ini. "Kami tak sanggup membangun sarana dan prasarana dengan nilai investasi hingga Rp60 triliun. Pasti tak bisa," kata Direktur Utama PT KAI, Ignatius Jonan di Jakarta, Senin.

Jonan menyampaikan alasan utama mengapa tidak sanggup investGsi. Menurut dia, bila KAI yang berinvestasi bisa berimbas pada harga tiket yang mencapai Rp500 ribu. "Itu untuk sekali jalan," katanya.

Hal ini berbeda jika proyek ini dikerjakan oleh swasta dan pemerintah secara bersama-sama. Dia mengatakan, penumpang kereta Jakarta-Bandung hanya sekitar 4.000 penumpang per hari. Artinya, bila harga tiket tak mencapai Rp500 ribu, investasi KAI tak akan untung.

Jonan mengatakan pentingnya peran pemerintah dalam investasi ini. Sebab, nantinya pemerintah yang harus menentukan besaran tarif angkutan rakyat itu. "Karena itu porsi pemerintah harusnya jauh lebih besar dibandingkan swasta," katanya.

Menurut Jonan, pembangunan kereta api cepat ini belum jadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Indonesia, karena dilihat dari pendapatan per kapita masih kecil. "Kereta ini akan jadi kebutuhan jika pendapatan per kapita masyarakat sudah di atas US$10 ribu," ujar Jonan.

Jonan menggambarkan banyak negara yang pendapatan per kapitanya sudah tinggi, tapi belum memiliki kereta supercepat. "Inggris dan Amerika saja tidak punya. Tapi Jepang, China, dan Korea punya," Jonan menambahkan.

Sumber: Viva News

Tuesday, 13 December 2011

10 botol plastik bekas untuk masuk Monas

Jakarta - Siapa bilang masuk ruang-ruang diorama Monumen Nasional itu perlu uang? Tidak juga ya, paling tidak pada Kamis siang lalu (8/12), saat tiketnya bisa diubah menjadi 10 botol kemasan bekas air mineral.

Ya, siang itu pengelola Monumen Nasional punya gawe khusus mengaitkan wisata dengan kesadaran lingkungan hidup. Caranya sangat mudah, mendorong masyarakat membuang sampah pada tempatnya dan bahwa sampah anorganik itu juga memberi nilai ekonomi alias nafkah yang lumayan.

Pada siang itu, ada yang cukup berbeda karena ada satu mesin berbentuk kotak berkelir merah-kuning yang mirip mesin ATM. Namun sosoknya lebih besar lagi dan dilengkapi unit memindai dan lubang cukup besar; dari lubang tertutup plastik itulah botol kemasan bekas air minum dimasukkan setelah dipindai labelnya.

Nama alat yang cukup berat dan kekar namun menyenangkan dalam penggunannya adalah Reserve Vending Machine (RVM). Dalam bahasa Indonesia populernya sederhana saja: mesin mengolah sampah. Mesin ini sendiri sebetulnya telah beberapa kali hadir di ruang publik walau masih pada kalangan terbatas dan kini publik memiliki akses menggunakan sekaligus "menikmati" khasiatnya.

"Hanya dengan sepuluh botol plastik bekas anda bisa mengajarkan kepada anak anda bagaimana cara membuang sampah yang benar, sekaligus mengajarkan sejarah Indonesia," kata seorang pengelola Tugu Monumen Nasional itu.

Mengumpulkan 10 botol kemasan bekas air minum itu berarti seseorang mengumpulkan 50 poin karena satu botol yang disetorkan dihargai 10 poin. "Harga" tiket masuk menurut cara itu adalah minimal 50 poin. Botol-botol plastik yang dimasukkan ke dalam mulut mesin itu akan dicacah menjadi serpihan plastik, dan serpihan-serpihan dengan daya tampung hingga puluhan kilogram itulah yang kemudian dijual kepada pengepul plastik bekas.

RVM diserahkan untuk dipergunakan oleh pihak-pihak di Tanah Air yang peduli dengan kelestarian lingkungan kepada pengelola Tugu Monumen Nasional itu. Mereka tergabung dalam Program Gerakan Membuang Sampah (Gemas), dan diprakarsai Jaring Bisnis Indonesia (IBL), PT Tirta Investama (Danone Aqua) dan LKBN ANTARA.

RVM ditempatkan di pintu masuk ruang diorama Tugu Monumen Nasional selama setahun. Apakah cuma itu kegunaan mesin buatan Korea Selatan itu?

Ternyata jauh lebih lagi, karena yang ingin dicapai adalah proses mengedukasi masyarakat agar biasa membuang sampah pada tempatnya. Mungkin "target" ini sangat sederhana kedengarannya, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Namun pada kenyataannya tidak demikian karena berkaitan dengan "budaya" perilaku masyarakat yang terlanjur telah terbentuk.

"Mesin ini bisa menjadi edukasi kepada masyarakat dan anak-anak sejak dini untuk membuang sampah pada tempatnya," kata seorang perwakilan dari Danone-Aqua.

Direktur Eksekutif IBL, Yanti Triwadiantini, mengatakan upaya itu juga bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan beberapa perusahaan yang bekerja sama. "Gerakan ini diharapkan dapat mengubah perilaku orang dan gerakan ini menjadi bentuk kepedulian kami terhadap sosial," katanya.

Adapun Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Ahmad Mukhlis Yusuf, yang juga hadir pada kesempatan itu, berujar, "Perjuangan kita semua hari ini bukan lagi merebut kemerdekaan seperti dulu, melainkan membangun masyarakat baru lebih arif. Bersama IBL dan Danone-Aqua, ANTARA turut ambil bagian membangun Indonesia yang hijau dan sehat."

Sumber: Antara News

Saturday, 12 November 2011

Akhirnya Komodo masuk Keajaiban Dunia

Jakarta - Pulau Komodo terpilih sebagai tujuh keajaiban dunia dalam kontes yang diselenggarakan Yayasan New7Wonders. Situs www.new7wonders.com, Sabtu, 12 November 2011 dini hari, mengumumkan tujuh keajaiban alam ini pada perhitungan suara sampai 11-11-2011.

Wow, Pulau Komodo berada di jejeran keajaiban dunia ini. Dalam laman pribadinya, New7Wonders mengatakan masih memeriksa, menghitung, dan memverifikasi secara independen jumlah perolehan suara yang masuk. Pemenang resmi akan diumumkan dan dikonfirmasi pada awal tahun 2012.

Peringkat yang dimunculkan juga berdasarkan abjad, bukan jumlah perolehan suara. Berikut ketujuh daftar 7 keajaiban dunia versi New7Wonders berdasarkan abjad:

1) Amazon
2) Halong Bay
3) Iguazu Falls
4) Jeju Island
5) Komodo
6) Puerto Princesa Underground River
7) Table Mountain

Sumber : Majalah Tempo

Saturday, 9 July 2011

RI Buat Batik untuk 3 Presiden Amerika Latin

Pakaian batik asal perancang kenamaan Indonesia, Oscar Lawalata, akan dipakai oleh tiga kepala negara Amerika Latin. Batik ini dirancang sesuai dengan karakteristik negara masing-masing.
Batik-batik ini akan diberikan kepada presiden Argentina, Brasil, dan Paraguay. Karya Oscar itu akan diserahkan langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Argentina, Nurmala Kartini Sjahrir.
Ditemui di Jakarta, Jumat, 8 Juli 2011, Nurmala mengatakan batik-batik ini akan menjadi alat promosi memperkenalkan budaya Indonesia.

Batik ini diharapkan dapat dipakai oleh para kepala negara saat menghadiri pameran internasional "Feria de Las Naciones" (Pameran Bangsa-bangsa) di Buenos Aires, Argentina, 11-21 November mendatang. Namun, sebelum itu, perlu ada penyesuaian terhadap pakaian batik agar cocok dengan budaya setempat.

"Modelnya sedang kami carikan," ujar Nurmala.
Perancang, Oscar Lawalata, mengatakan perlu waktu baginya untuk mempelajari dulu karakteristik warna dan pakaian keseharian di Amerika Latin, khususnya Argentina.
"Saya akan lihat dulu bagaimana gaya hidup, warna-warna dan motif di negara itu. Jadi mereka dapat terbawa dan mau memakainya," kata Oscar.

Oscar mengatakan kendati berpotongan ala Amerika Latin, namun motif dasar dari batik tersebut tetap asli khas Indonesia. Hal ini untuk memberikan pengenalan maupun ciri dari busana Indonesia.

Pakaian batik karya Oscar Lawalata juga akan turut dalam pagelaran busana di pameran internasional tersebut. Sebanyak lebih dari 30 karyanya akan dipakai oleh para model negara tersebut dan disaksikan oleh para perancang luar negeri.

Sumber :


Friday, 1 July 2011

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Inilah kecantikan Raja Ampat yang mulai termasyhur itu. Terdiri dari 1500 pulau dan atoll, serta empat pulau besar, Raja Ampat menyimpan terumbu karang terlengkap di dunia. Belum lagi perairannya. Dengan air sebening kaca, dari tebing dengan ketinggian 100 meter, ikan-ikan di bawahnya pun bisa terlihat jelas.

Raja Ampat pun menjadi rumah bagi berbagai spesies burung cendrawasih, maleo, nuri, kakatua serta beragam anggrek.

Menyelam adalah aktivitas favorit bagi mereka yang pergi menuju taman laut terbesar di Indonesia ini. Lihatlah foto-foto keindahan Raja Ampat di bawah ini:






Sumber :



Friday, 24 June 2011

Ini 20 Wahana di Trans Studio Bandung

Bandung - Trans Studio Bandung langsung mematok target mendatangkan tiga juta pengunjung dalam satu tahun pertama.

Untuk mencapai targetnya itu, 'Indoor Theme Park' yang terletak di bilangan Gatot Subroto, Bandung, Jawa Barat itu menyediakan 20 wahana yang boleh dikatakan teranyar dan menarik. Berikut adalah wahana-wahana terbaik yang ditawarkan oleh Trans Studio Bandung,

1. 'Yamaha Racing Coaster.
Wahana ini cocok untuk mereka yang ingin menguji derasnya adrenalin karena mampu melesat dengan kecepatan 120 kilo meter perjam dalam 3,5 detik. Konon wahana yang dimiliki oleh Trans Studio Bandung itu hanya tersedia tiga unit di dunia, dua unit lainnya terpasang di Amerika Serikat.

2. Jelajah
Wahana ini memberikan pengalaman bertualang di dalam hutan Afrika, bertemu dengan binatang bias, dan melewati jurang air terjun setinggi 13 meter.

3. Giant Swing
Ayunan pendulum raksasa yang pertama di Indonesia ini akan mengajak Anda berputar-putar di ketinggian 18 meter.

4. MARVEL superheroes 4D
Bioskop simulator berteknologi 4 dimensi pertama di dunia yang menampilkan superhero karya MARVEL seperti Spiderman, Hulk, Iron Man, Wolverine, dan musuh-musuh mereka.

5. Vertigo
Kincir angin raksasa yang membawa Anda berputar 360 derajat secara vertikal.

6. Special Effect Action
Sajian yang mengungkap rahasia dibalik film-film action seperti ledakan, tembakan, dan semburan air.

7. Negeri Raksasa
Mengunjungi negeri raksasa di atas awan yang siap menjatuhkan Anda dari ketinggian 20 meter.

8. Dunia Lain
Petualangan yang penuh misteri dan menyeramkan yang akan membawa Anda ke tempat-tempat berhantu di Bandung.

9. Trans Science Center
Sarana bermain dan belajar ilmu sains untuk anak-anak usia sekolah

10. Trans Broadcast Museum
Menyajikan rahasia di balik produksi program-program Trans TV dan Trans 7

11. Sky Pirates
Pengalaman naik kapal bajak laut dan berkeliling Trans Studio Bandung menggunakan 'kapal udara'

12. Kong Climb
Menantang tantangan dengan memanjat dinding untuk mencuri permata yang dijaga King Kong.

13. Dragon Rider
Menyajikan petualangan menunggang naga a la ksatria.

14. Blackheart Pirate Ship
Wahana ini diklaim sebagai area softplay tematik terbesari se-Asia Tenggara dengan empat area yang akan membuat anak-anak betah bermain.

15. Pulau Liliput
Wahana tempat bermain tematik yang khusus untuk para balita

16. Trans Car Racing
Menyediakan track balapan sepanjang hampir 1 kilo meter dengan kecepatan maksimum 40 km/jam.

17. Trans Movie Magic
Menampilkan pengalaman menonton layar lebar yang lebih nyata kepada pengunjung.

18. Trans City Theatre
Gedung pertunjukan mewah yang menampilkan pertunjukan, yang diklaim, setara dengan Broadway

19. Amphitheatre
Menampilkan pertunjukan dengan desain spektakuler dan efek yang spesial

20. Si Bolang Adventure
Merupakan sajian petualangan berkeliling Nusantara bersama si Bolang, tokoh bocah petualang.

Sumber :


Wednesday, 15 June 2011

Jam Gadang Di Bukittinggi

Penjajahan Belanda di Indonesia meninggalkan jejaknya di Bukittinggi. Kenang-kenangan itu berupa Jam Gadang yang menjadi ciri khas kota.

Jam ini dibangun pada 1926, sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada sekretaris kota. Hingga kini menara Jam Gadang masih menjadi bangunan tertinggi di Bukittinggi.
Jam Gadang dilengkapi lonceng besar di bagian atasnya. Di lonceng itu tertera pabrik pembuat jam: “Vortmann Relinghausen, I.W Germany”. Vortman adalah nama belakang pembuat jam ini, Benhard Vortmann. Recklinghausen adalah nama kota tempat mesin jam diproduksi di Jerman pada 1892.
Karena uniknya mesin jam ini, tidak ada montir yang bisa memperbaiki. “Jadi kalau rusak atau macet, kami perbaiki sendiri,” kata Yusrizal, satu dari empat petugas penjaga jam.Para penjaga tak pernah belajar memperbaiki mesin jam secara formal. Pengetahuan teknis mengenai jam ini diajarkan secara turun-temurun dan terbukti berhasil karena kerusakan kecil pada jam selalu berhasil diperbaiki oleh mereka.
“Kecuali saat gempa tahun 2007. Bandul jam sempat patah dan harus diganti,” kata Andre, petugas jaga yang lain. Gempa di Padang tahun 2010 juga membuat dinding menara retak, namun tak merusak mesin jam.
Andre dan Yusrizal sedang bertugas jaga siang, bergantian dengan dua orang petugas yang akan berjaga pada malam hari. Empat orang itulah yang melakukan seluruh pemeliharaan. Mereka bertugas merawat jam, menjaga keamanan, hingga menyapu lantai. Kecuali telah mendapatkan izin, pengunjung dilarang memasuki bagian dalam menara.

Bagian dalam menara terdiri dari beberapa tingkat. Tingkat paling atas adalah tempat penyimpanan lonceng. Mesin jam dan permukaan jam terletak pada satu tingkat di bawah. Menaiki tangga kecil ke atas cukup menguras tenaga. Tetapi perjuangan menaiki anak tangga itu tentunya terbayar.
Dari atas menara, tampaklah kota yang dikeliligi tiga gunung: Singgalang, Merapi dan Sago.

Jam Gadang menjadi pusat penanda kota Bukittinggi. Acara-acara kota biasanya diselenggarakan di lapangan dekat menara ini. Salah satunya sebagai titik dimulainya etape ke-4 Tour de Singkarak pada 9 Juni 2011.
Tempat ini juga menjadi ruang interaksi favorit warga. Pada hari kerja pun lapangan di sekitar Jam Gadang tampak ramai. Anak-anak berlarian dan bermain dengan gelembung sabun, sementara orangtua mereka duduk-duduk di keteduhan. Sebuah ruang publik gratis yang seharusnya ada di setiap kota di Indonesia.

Sumber :


Thursday, 9 June 2011

Pantai Siung, Pesona Baru Yogyakarta

Pantai Siung adalah salah satu pantai di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Meski termasuk yang paling baru dikenal, pantai ini telah menjadi andalan wilayah tersebut. Belum lama ini, saya mengunjungi pantai itu dan menyadari potensi wisata yang dimilikinya.

Siung terletak di Kecamatan Tepus, sekitar 70 km dari Yogya. Berbeda dengan pantai-pantai yang telah lebih dahulu dikenal seperti Parangtritis, Siung termasuk pendek. Pantai ini terletak di cekungan yang panjangnya hanya sekitar 300-400 m. Namun justru di sinilah letak keistimewaannya.

Pantai pendek ini dikelilingi oleh karang-karang besar berwarna kehitaman, yang sebagian besar ditumbuhi vegetasi dan lumut hijau. Paduan laut biru jernih dan karang kehijauan menambah keindahan panorama tempat ini.

Siung bukanlah pantai yang paling ideal untuk berenang karena menghadap langsung ke Samudera Hindia. Topografi pantai yang berkarang dan berbatu serta ombak yang besar pun menyulitkan Anda untuk berenang. Tak heran pemerintah setempat memasang tanda larangan berenang. Namun, tentu Anda masih bisa bermain-main air di pinggir pantai.

Keistimewaan lain dari pantai ini adalah masih banyaknya pepohonan di pinggir pantai. Anda tinggal menyewa tikar dari penduduk sekitar dan berteduh di bawah pohon-pohon itu.

Selain cocok sebagai tempat melarikan diri dari kesibukan sehari-hari, Siung sangat sesuai bagi Anda yang memiliki hobi fotografi. Pantai yang pendek dan dibatasi karang-karang justru merupakan objek foto yang sangat menarik.

Bila tidak keberatan mengeluarkan keringat, Anda dapat mengikuti jalan setapak di sisi kiri pantai untuk mencapai puncak tebing. Sekitar 10-15 menit dibutuhkan hingga sampai ke puncak. Dari sana, akan terlihat keseluruhan pantai dan karang-karang besar di sisi kiri dan kanan. Juga terlihat Pantai Wediombo yang berada di sisi sebelah timur Siung.

Selain menjadi objek wisata dan foto yang menarik, daerah di sekeliling Pantai Siung juga sering dijadikan tempat latihan panjat tebing. Mahasiswa pencinta alam di Yogya — dan bahkan luar kota — sering berlatih di sini, memanfaatkan tebing-tebing dengan ukuran bervariasi dan jalur yang beragam.

Karena baru dikenal beberapa tahun belakangan ini, Siung belum banyak dikunjungi wisatawan. Air lautnya masih jernih, karang-karangnya pun masih bebas dari tangan-tangan jahil manusia.

Penduduk setempat telah membangun warung, toilet dan mushola di pantai ini. Berbeda dengan tempat wisata kebanyakan, harga-harga di pantai ini masih tergolong normal sehingga pantai ini dapat menjadi opsi jalan-jalan murah bagi Anda.

Bila perut mulai melilit, Anda dapat mendatangi salah satu warung yang berjajar di pinggir pantai. Biasanya mereka menyediakan mi instan, nasi dan lauk, serta es kelapa muda. Anda juga dapat meminta penjaga warung untuk memasakkan ikan yang baru ditangkap nelayan.

Sayangnya, di daerah ini banyak nelayan menangkapi bayi hiu padahal hewan itu adalah salah satu spesies yang dilindungi.

Menuju Siung


Dengan kendaraan pribadi dari Yogya, Anda tinggal menuju ke Jalan Wonosari. Dari Yogya hingga ke Wonosari, ibukota Gunungkidul, dibutuhkan waktu sekitar 1-1,5 jam perjalanan. Hati-hati terhadap jalan yang menanjak dan berliku.

Sampai di Wonosari, Anda tinggal mengikuti jalan ke arah Pantai Baron hingga persimpangan yang menuju ke Pantai Siung. Total waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Siung sekitar 2-2,5 jam tergantung moda transportasi dan kecepatan kendaraan Anda.

Bila Anda memilih kendaraan umum, Anda harus naik bis ke terminal Wonosari. Di sana Anda harus berganti dengan minibus arah Tepus atau Jepitu. Di perhentian terakhir Anda harus menyewa ojek.

Karena jalur transportasi umum masih kurang memadai, cara ini tidak disarankan. Anda yang berasal dari luar kota lebih baik menyewa motor/mobil di Yogya, dan menempuh perjalanan sendiri hingga lokasi yang dituju.

Jangan khawatir, seperti hampir keseluruhan wilayah Yogyakarta, akses jalan hingga ke tempat-tempat terpencil – termasuk Siung dan pantai-pantai di sekitarnya – adalah jalan aspal halus.

Dengan kendaraan pribadi, Anda juga akan lebih mudah untuk mengunjungi pantai-pantai lain di wilayah itu, antara lain Sundak, Krakal, Wediombo dan Sadeng. Mari kita ke Yogya!

Harga tiket (pungutan resmi)
Orang Rp 1000
Mobil Rp 1500
Motor Rp 1000

Parkir
Mobil Rp 5000
Motor Rp 2000
fashion wanita