Saturday, 19 March 2011

Mahasiswa UMY Ciptakan Pengukur Suhu Delapan Ruangan

Yogyakarta - Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ambar Tri Utomo menciptakan alat pengukur suhu delapan ruangan yang dapat memantau suhu dalam waktu yang sama, cepat, dan akurat.

"Saya menciptakan alat tersebut karena saya melihat belum efektifnya alat pengukur suhu ruangan yang ada di pabrik atau industri. Mereka biasanya memasang alat pengukur suhu di ruang atau tempat terpisah disesuaikan dengan kebutuhan," kata Ambar di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, temperatur merupakan informasi yang dibutuhkan pada dunia industri. Hal itu untuk menentukan kondisi suhu sebuah ruangan.

Pemantauan suhu yang harus dilakukan bersama-sama secara "real time" mengakibatkan banyaknya alat pengukur suhu yang harus tersedia pada setiap ruang. Pemakaian alat pengukur suhu yang banyak akan menambah pengeluaran.

Ia mengatakan, alat yang sering digunakan adalah thermometer atau alat pengukur suhu satu ruang saja. Dengan demikian, semakin banyak ruang yang membutuhkan alat tersebut, akan semakin banyak biaya yang dikeluarkan.

"Oleh karena itu, melalui alat pengukur suhu delapan ruangan tersebut akan memudahkan dan menghemat biaya pengadaan dan pemasangan," katanya.

Menurut dia, alat pengukur suhu delapan ruangan tersebut terdiri atas delapan sensor. Jadi, dengan satu pengukur suhu dapat menjangkau delapan ruangan sekaligus.

Dengan menggunakan alat itu akan lebih efisien, karena setiap sensor dapat ditempatkan di ruangan yang berbeda-beda tetapi dapat melaporkan atau menggambarkan keadaan temperatur setiap ruangan dalam waktu yang sama, cepat, dan akurat.

Ia mengatakan pada saat alat dinyalakan, sumber tegangan akan disuplai ke beberapa komponen, yakni mikrokontroler dan sensor LM35. Pada saat saklar "on", tampilan pada LCD akan langsung menampilkan nilai suhu yang terbaca secara "real time".

Sensor LM35 berfungsi untuk mendeteksi suhu, selanjutnya tingkat suhu yang telah terdeteksi dikonversikan menjadi sinyal digital kemudian sinyal tersebut diproses oleh mikrokontroler. Mikrokontroler berfungsi untuk memproses sinyal yang diterima sensor LM35.

"Hasilnya kemudian ditampilkan pada LCD dan komputer, misalnya T1=32,5 C, T2=32 C. Hal itu berarti di ruangan pertama suhunya adalah 32,5 Celcius dan ruangan kedua 32 Celcius," katanya.

Sumber: Antaranews.com

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Banyak Atas Komentarnya... Jangan Lupa Baca Artikel Yang Lain Ya.... :)