Saturday, 18 June 2011

Indonesia Bentuk "Community Center" Bantu Korban Tsunami Jepang

Tokyo - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa bantuan Pemerintah Indonesia kepada rakyat Jepang yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami akan diwujudkan dalam bentuk pusat masyarakat atau "community center".

"Bantuan Pemerintah Indonesia akan digunakan dalam bentuk `community center` yang berguna bagi publik," kata Presiden Yudhoyono dalam sesi konferensi pers bersama Perdana Menteri Jepang Naoto Kan di Kantor Perdana Menteri, Tokyo, Jumat.

Menurut Presiden Yudhoyono, "community center" itu akan menjadi pengingat akan hubungan baik antara masyarakat Indonesia dengan Jepang.

Pada kesempatan itu Presiden Yudhoyono juga menyampaikan keyakinan dan harapannya bahwa Jepang dapat mengatasi musibah tersebut dan bahkan bangkit dan berjaya di masa depan.

Sementara itu Perdana Menteri Jepang Naoto Kan menyatakan bahwa kedua pemerintah sepakat untuk mendorong kerja sama di bidang pengurangan resiko bencana mengingat kedua negara termasuk memiliki resiko bencana yang tinggi.

Dalam kunjungannya ke Jepang, Presiden dan Ibu Ani juga akan meninjau lokasi bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang pada 11 Maret lalu untuk menyerahkan bantuan Pemerintah Indonesia senilai sekitar 2 juta dolar AS dan bantuan Ibu Negara.

Peninjauan dijadwalkan dilakukan pada Sabtu (18/6) pagi di wilayah Kesennuma, Prefektur Miyagi. Presiden dan rombongan direncanakan akan meninjau beberapa tempat di "Kesennuma Community Center". Di Kesennuma nanti, Presiden juga diagendakan akan melakukan wawancara dengan sebuah stasiun televisi Jepang.

Saat melakukan peninjauan Presiden Yudhoyono juga akan menyampaikan surat anak-anak Aceh kepada anak-anak Jepang korban bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda negara itu pada Maret 2011.

Seusai peninjauan, Presiden beserta rombongan langsung bertolak menuju Jakarta dari Bandara Sendai untuk mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya ke Swiss-Jepang, 13-18 Juni.

Turut dalam rombongan antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menperin MS Hidayat, Seskab Dipo Alam, Kepala BKPM Gita Wirjawan, Kepala BNPB Syamsul Maarif, dan Ginandjar Kartasasmita. Sementara itu Menlu Marty Natalegawa bergabung di Jepang.

Sumber:


0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Banyak Atas Komentarnya... Jangan Lupa Baca Artikel Yang Lain Ya.... :)