Thursday, 8 October 2009

Bank Dunia: 2009, Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,3 Persen

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 4,3 persen. Kenaikan pertumbuhan lebih banyak didorong oleh konsumsi domestik seiring pulihnya ekonomi Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Joachim von Amsberg mengatakan, saat ini, sebagian besar negara di dunia mulai pulih dari krisis keuangan global, termasuk juga ekonomi Indonesia. “Konsumsi domestik di Indonesia tetap kuat berkat belanja kampanye pemilihan umum dan peningkatan kinerja perdagangan,” katanya dalam rilis yang diterima Kontan, hari ini.

Menurut evaluasi Bank Dunia, belanja pemerintah akan mendukung perekonomian sepanjang akhir tahun. “Pasar domestik Indonesia yang besar, perekonomian yang kuat saat memasuki krisis, serta stimulus tepat waktu dari pemerintah dan BI telah menyelamatkan Indonesia dari krisis keuangan global,” kata Joachim.

Menurutnya, semua faktor itu telah meningkatkan kemampuan Indonesia untuk mengatasi badai krisis pada posisi yang lebih baik ketimbang negara lain di Asia Tenggara.

Dalam evaluasi triwulanan, Bank Dunia juga mengakui bahwa sektor perbankan terbukti lebih kuat daripada perkiraan ekonom meski perbankan hanya memberikan sedikit pinjaman baru.

Selain itu, pasar keuangan Indonesia juga terus menguat sepanjang pertengahan 2009 sehingga meningkatkan kemampuan pemerintah untuk membiayai anggaran melalui pasar obligasi.

“Posisi eksternal Indonesia tetap kuat. Utang eksternal sebagian besar diperpanjang pada paruh pertama 2009. Portofolio investor kembali memasuki pasar Indonesia dan menghasilkan sedikit surplus pada neraca pembayaran dan peningkatan cadangan devisa,” katanya.

Bank Dunia memperkirakan, perekonomian Indonesia bakal naik 4,3 persen pada 2009 dan naik secara perlahan menjadi 5,4 persen pada 2010. Inflasi diperkirakan naik secara perlahan pada bulan-bulan mendatang hingga 4,7 persen pada tahun ini dan 5,6 persen pada 2010. (Uji Agung Santosa/Kontan)

Sumber: kompas.com

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Banyak Atas Komentarnya... Jangan Lupa Baca Artikel Yang Lain Ya.... :)