Wednesday, 7 October 2009

Hari Pertama Kursus Bahasa Indonesia di Kairo

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo, Mesir pada 26 September 2009 menerima siswa-siswi baru kursus Bahasa Indonesia di Wisma Indonesia (PUSKIN). Sebanyak 120 warga negara Mesir berprofesi antara lain pemandu, guru, peneliti, pengusaha, wartawan, pengacara, penterjemah, mahasiswa pasca sarjana/S1 dan pelajar SMA ikut program ini. Siswa-siswi dimaksud dibagi dalam 10 kelas masing-masing berisi 12 murid. Pelajaran pertama yang diberikan kepada mereka adalah pengenalan alfabet dan lafal Bahasa Indonesia. Pelajaran ini diberikan karena di Mesir mereka umumnya menggunakan lafal bahasa dan tulisan Arab.

Sebelum pembagian kelas, diadakan acara perkenalan antara murid-murid dengan Fungsi Penerangan dan Sosial-Budaya, Atase Pendidikan Nasional KBRI Kairo dan Kepala Sekolah Indonesia Kairo. Dalam kata sambutan mewakili Duta Besar RI Kairo A.M. Fachir yang dikemukakan oleh Atdiknas menyampaikan mengenai kehidupan masyarakat Indonesia yang banyak kesamaan dengan masyarakat Mesir, pluralisme dan toleransi kehidupan beragama di Indonesia. Menurut masyarakat Mesir yang pernah ke Indonesia, Indonesia adalah surga dunia, memiliki keindahan panaroma alam dan beraneka ragam budaya. Diharapkan dengan peran KBRI Kairo sebagai "bridge builder" memberikan kursus Bahasa Indonesia para siswa-siswi ini akan mendapat manfaat bagi dirinya untuk mengembangkan "people-to-people contact" dan mengisi hubungan bilateral Indonesia-Mesir, yang saling melengkapi.

Seorang siswa bernama Mustafa mengakui bahwa ketertarikan untuk belajar Bahasa Indonesia karena Indonesia dikenal sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim, memiliki keramahtamahan yang tinggi serta menjalankan ajaran agama dengan baik. Untuk itu, ia ingin lebih mengetahui tentang budaya dan bahasa Indonesia, sehingga bisa bergaul dan berkomunikasi dengan orang Indonesia.

Minat masyarakat Mesir ingin belajar Bahasa Indonesia sangat besar, hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 286 orang. Karena keterbatasan fasilitas, KBRI Kairo membagi peserta dimaksud dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai bulan September - Nopember 2009. (Sumber: KBRI Kairo)

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Banyak Atas Komentarnya... Jangan Lupa Baca Artikel Yang Lain Ya.... :)