
"Peningkatan tersebut berdasarkan wisatawan yang datang ke DIY dengan jasa biro perjalanan wisata, belum termasuk `free individual traveller`," kata Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (association of the Indonesia Tours dan Travel)," kata Ketua Asita DIY, Edwin Ismedi Hima di Yogyakarta, Sabtu.

Namun demikian, ia menyebut bahwa kenaikan tingkat kunjungan wisatawan tersebut tidaklah terlalu besar.
"Liburan ini adalah libur keagamaan, sehingga peningkatannya tidaklah terlalu banyak. Selain itu, banyak wisatawan yang datang sendiri, karena hanya berasal dari sejumlah kota di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung atau Surabaya," katanya.

"Jumlah wisatawan yang masuk ke Yogyakarta pada libur panjang akhir pekan ini lebih besar dibanding masyarakat Yogyakarta yang berwisata ke luar daerah," katanya.

Adanya penerbangan murah dan kebijakan bebas fiskal serta paket wisata dengan harga terjangkau, lanjut Edwin, menyebabkan masyarakat Yogyakarta tidak ragu lagi untuk berwisata ke negara-negara tetangga tersebut.

0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Banyak Atas Komentarnya... Jangan Lupa Baca Artikel Yang Lain Ya.... :)