Thursday, 22 July 2010

Indonesia, Korsel Sepakat Kembangkan Jet Tempur

Seoul (ANTARA News/AFP) - Indonesia, Kamis, menyepakati bergabung dalam proyek Korea Selatan mengenai pengebangan jet tempur baru yang ditunda selama beberapa tahun akibat masalah teknis dan pendanaan.

Indonesia akan memperoleh sekitar 50 jet tempur KF-X dengan menanggung 20 persen biaya pengembangan proyek bernilai miliaran dolar AS itu, kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam satu pernyataan.

Kedua negara juga sepakat untuk bekerja sama dalam produksi dan pemasaran jet tempur tersebut.

Kesepakatan tersebut ditandatangani di ibu kota Korsel, Seoul, oleh Komisioner Kementerian Pertahanan Korsel dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Indonesia, Eris Herryanto.

Korsel telah meluncurkan proyek tersebut pada 2000 untuk memproduksi jet tempur buatan dalam negeri.

Setelah lama ditangguhkan karena masalah teknis dan ekonomi, Presiden Lee Myung-Bak pada Januari lalu setuju untuk mendorong proyek tersebut di tengah meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara.

Korsel merencanakan akan menonaktifkan semua jet tempur F-4 dan F-5 pada 2020.

Kantor berita Korsel Yonhap melaporkan, sekitar 170 unit jet tempur F-5 beroperasi di Korsel.

Pesawat-pesawat tersebut pertama kali terbang pada 1975, yang telah mengalami sejumlah kecelakaan udara.

"Pengaktifan kembali proyek itu akan dimulai awal tahun depan, dan kami merencanakan untuk memproduksi jet-jet tempur baru setelah rampung studi kelayakan pada akhir 2012," kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel.

"Kami memerlukan mitra asing yang akan mentransfer teknologi dan sukucadang utama jet tempur tersebut," ujarnya, tanpa menyebutkan total dana yang diperlukan.

Di samping pengembangan proyek kunci KF-X itu, Korsel juga akan terus membeli jet-jet tempur canggih dari perusahaan-perusahaan asing, kata jurubicara tersebut.(*)

Sumber: Antaranews.com

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Banyak Atas Komentarnya... Jangan Lupa Baca Artikel Yang Lain Ya.... :)